Waspadai Macan Muria By admin Published: November 25, 2008
Print Email
Menjalani pertandingan kesepuluhnya melawan Persiku Kudus di Stadion Wergu Wetan, sore ini, PSIM Jogja mesti mewaspadai kebangkitan tim tuan rumah. Pasalnya, Macan Muria, julukan Persiku, akan kembali diperkuat dua legiun asingnya, Owang Abong Crepin dan Didier Koutouzi yang absen saat tim asuhan Kasiyadi ini dipermalukan Persiba Bantul. Selain itu, kubu Persiku dikabarkan sudah bertekad untuk meraih kemenangan di pertandingan kali ini. Kemenangan akan mengembalikan mental pemain yang sempat turun setelah mengalami tiga kali kekalahan beruntun. Mengomentari kondisi itu, kapten tim PSIM Mashadi mengaku, para pemain dalam kondisi siap menghadapinya. Kemenangan atas Perseman Manokwari menjadi modal dalam menjaga motivasi bertanding pemain. “Situasi saat meraih kemenangan atas Persis [Solo] merupakan hal yang mesti kita [pemain] miliki kembali. Saat itu, kita bisa memanfaatkan kepercayaan diri pemain lawan,” paparnya. Menurutnya, PSIM membutuhkan kecermatan dan keberuntungan Santosa, seperti yang didapatnya kala melawan Persis. Lewat aksinya yang memanfaatkan kelengahan bek lawan, Santosa berhasil mencetak dua gol kemenangan PSIM. “Kuncinya adalah kesatuan. Kalau pemain bermain kompak dan seirama, secara kesatuan tim ini [PSIM] mampu meraih poin saat melawan tim manapun. Namun, di pertandingan kali ini yang terpenting anak-anak bisa tampil lepas,” jelas Bambang Kawijiono, pelatih PSIM. Bambang pun mengaku akan menurunkan pemain yang kondisinya paling siap tampil, meskipun masih mengutamakan pemain-pemain yang turun saat PSIM menang atas Perseman. Hal senada juga diungkapkan kiper ketiga PSIM yang saat ini naik pangkat menjadi kiper kedua, Adi Gesang. Menurutnya, meski di sebagian besar pertandingannya PSIM selalu menurunkan Oni Kurniawan, dirinya mengaku siap bila diturunkan di pertandingan nanti. “Bagi saya tidak ada kiper pertama atau kedua. Siapa yang paling siap dan kondisinya bagus, itu yang diturunkan pelatih. Yang paling penting, siapapun pemain yang diturunkan nanti, mesti berbuat yang terbaik untuk bisa meraih poin,” tandas Gesang. Publik Jogja yang mendukung langsung perjuangan Mashadi dkk di Stadion Wergu Weta, tentunya berharap PSIM mampu meraih poin guna menjaga peluang PSIM untuk merangkak ke papan tengah. "Saya ingin anak-anak bermain lepas saja. Yang penting, mereka bermain dengan baik dan main semaksimal mungkin. Menang atau kalah, itu dipikir nanti,” imbuh Bambang. |