Bambang siap diganti By admin Published: November 30, 2008
Print Email
PSIM Jogjakarta kembali menelan pil pahit setelah dikalahkan Persibom Bolaang Mongondow 1-2 (0-1) di Stadion Mandala Krida, kemarin. Dua gol Persibom diborong Jose Sebastian dan satu gol balasan PSIM dicetak M.Eksan lewat tendangan penalti. “Bila melihat materi yang ada, permainan tim ini sudah maksimal. Mengenai hasil, bisa anda lihat sendiri lawan yang kami [PSIM] hadapi seperti apa. Mereka tim bagus yang memiliki pemain-pemain berpengalaman,” ungkap Bambang Kawijiono, pelatih PSIM dalam konferensi pers, usai pertandingan. Bambang pun mengaku siap diganti bila hasil pertandingan kemarin membuat kecewa para suporter PSIM, ataupun manajemen klub. Menurut dia, kemenangan tidak menjadi harga mutlak bila melihat materi pemain yang menghuni PSIM sekarang ini.
Di pertandingan kemarin, Bambang merubah komposisi dua pemain intinya. Harminanto yang kondisi fisiknya kurang siap, digantikan Prastowo untuk mengisi posisi gelandang serang. Sedangkan Furqon menjadi starter, menggantikan Achmad Fais sebagai gelandang bertahan. Babak pertama, permainan kedua tim banyak berkutat di lini tengah. Prastowo yang dihandalkan untuk membongkar pertahanan Persibom justru lebih banyak membantu lini pertahanan PSIM. Pasalnya, umpan terobosan dari lini tengah Persibom yang dikomandoi mantan pemain timnas, Francis Wawengkang, kerap lolos. Beruntung, jebakan offside trio lini belakang PSIM mampu dioptimalkan.
Namun di menit 17, Jibby Wuwungan mampu meloloskan diri dari jebakan offside. Oni Kurniawan yang berusaha menghadang malah menjatuhkan penyerang Persibom itu di kotak penalti. Hadiah penalti itu pun mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Sebastian.
Di babak kedua, Sebastian yang tidak terkawal satupun pemain PSIM, berhasil mengoyak jala PSIM di menit 83, memanfaatkan bola muntah tangkapan Oni. Empat menit sebelum pertandingan berakhir, M. Eksan memperkecil ketinggalan lewat tendangan penalti, setelah Donny Hermawan dijatuhkan di kotak penalti. “ Kiper kelas dunia pun bisa membuat kesalahan seperti itu. Tidak perlu diperpanjang mengenai gol kedua itu. Meski begitu, saya tetap memiliki catatan khusus buat dia [Oni],” tandas Bambang, yang masih terlihat emosional akibat ulah suporter.
|